"Ayah memiliki peran yang
sangat penting dalam keberhasilan menyusui"
Mengurus, mengasuh, mendidik dan
membesarkan anak adalah kewajiban bersama ayah dan ibu. Oleh karena itu, segala
hal yang menunjang keberhasilan pengasuhan anak harus diupayakan bersama oleh
ayah dan ibu dengan sepenuh kesadaran dan tanggung jawab serta cinta kasih.
Menyusui adalah aktivitas yang
secara teknis hanya bisa dilakukan oleh para ibu, namun keberhasilan serta
kualitas menyusui sangat ditentukan oleh suasana kebersamaan di antara ayah dan
ibu.
Peran penting ayah adalah memberikan
dukungan spiritual, moral, emosional dan fisik kepada ibu. Inilah yang
disebut sebagai breastfeeding father. Keterlibatan ayah dalam
memberikan dukungan bagi ibu yang tengah menyusui bayi sangat menentukan
kelancaran refleks pengeluaran ASI (let down reflex) yang dipengaruhi
emosi ibu.
Di dalam payudara ibu terdapat “pabrik” ASI
(alveoli) yang bentuknya bulat dan bergerombol seperti buah
anggur. Alveoli dikelilingi otot yang
disebut myoepithel. Otot inilah yang memompa ASI keluar
dari alveoli menuju saluran ASI. Tetapi,
kerja myoepithel tergantung pada hormon oksitosin. Jika oksitosin
keluar, otot tersebut akan bekerja.
Jadi hal sangat penting dan mendasar bagi para
ayah adalah memberikan berbagai dukungan yang membahagiakan para ibu, sehingga
perasaan mereka menjadi senang dan tenang. Perasaan inilah yang memacu produksi
hormon oksitosin, yang akan memompa ASI keluar. Jangan membuat istri menjadi
panik, cemas, ketakutan dan berada dalam suasana kesedihan. Karena hal ini
membuat hormon oksitosin tidak bisa terproduksi.
Disadur
dari tulisan : Cahyadi
Takariawan Penulis Buku Serial "Wonderful Family";Peraih Penghargaan "Kompasianer Favorit 2014"; Konselor di "Rumah Keluarga Indonesia" (RKI) dan "Jogja Family Center" (JFC)

No comments:
Post a Comment