Gumoh pada bayi seringkali membuat Bunda khawatir. Apakah gumoh berbahaya? Bagaimana menanganinya, dan kapan gumoh harus dikonsultasikan ke dokter?
Membuat bayi bersendawa setiap minum 30-50 ml susu, adalah salah satu cara mengatasi gumoh
Membedakan gumoh dan muntah
Ibu yang baru memiliki bayi mungkin panik ketika bayinya gumoh. Selintas, gumoh memang mirip dengan muntah. Perbedaannya, susu yang dikeluarkan saat gumoh hanya sekitar 10 ml saja, sedangkan muntah mengeluarkan lebih banyak susu.
Istilah kedokteran untuk gumoh adalah gastroesophageal reflux, terjadi karena pergerakan otot di bagian atas perut yang belum sempurna. Gumoh sering terjadi pada bayi baru lahir dan berkurang setelah bayi menginjak usia 1 tahun.
Cara mengatasi gumoh
Kita dapat mengurangi banyaknya susu yang keluar ketika gumoh dengan cara-cara berikut ini:
- Susui bayi sebelum bayi terlalu lapar. Bayi yang lapar meminum susu terlalu cepat sehingga banyak udara yang ikut tertelan dan terperangkap di dalam perut.
- Susui bayi sedikit demi sedikit. Bila ia disusui dengan botol, berhentilah setiap 30-50 ml (tergantung usia bayi). Bila ia menyusu ASI, berhentilah setiap 5-10 menit, tergantung kondisi bayi dan kelancaran ASI ibu.
- Bila ia menyusu dengan botol, gunakan dot yang pas dengan bayi Anda. Bila lubang dot terlalu besar, aliran susu terlalu cepat. Bila lubang terlalu kecil, aliran susu terlalu lambat dan banyak udara ikut terminum oleh bayi.
- Hindari pemakaian diaper yang terlalu ketat, dan jangan menekan perut bayi.
- Setiap menyusu 30-50 ml, gendonglah bayi dalam posisi tegak dengan kepalanya di atas bahu kita. Lalu tepuk-tepuk punggungnya agar ia bersendawa. Bila ia menyusu ASI, lakukan ketika akan beralih ke payudara lainnya.
Pada umumnya gumoh tidak berbahaya, tetapi bila terjadi hal-hal berikut ini, segeralah ke dokter :
- terdapat darah pada susu yang keluar ketika gumoh
- membuat bayi tersedak
- membuat bayi menjadi biru
- cairan yang keluar terlalu banyak (yaitu muntah)
- bila mengganggu kenaikan berat badan atau terjadi penurunan berat badan
Bila gumoh terlalu sering terjadi, berkonsultasilah dengan dokter untuk menanganinya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengentalkan susu formula yang diminum si bayi, namun tindakan ini harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.http://id.theasianparent.com/mengatasi-bayi-gumoh/

No comments:
Post a Comment